Kwarcab Pangkalpinang dan LPKA Kelas II Pangkalpinang Jalin Kerja Sama Pembinaan dan Pengembangan Keterampilan Warga Binaan

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pangkalpinang dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Pangkalpinang resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, serta keterampilan bagi warga binaan anak.

Kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tersebut dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di Sekretariat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pangkalpinang. Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua Kwarcab Pangkalpinang Kak Basit, dan Kepala LPKA Kelas II Pangkalpinang Kak Simamora.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kwarcab Pangkalpinang dan Kepala LPKA Kelas II Pangkalpinang turut didampingi oleh Sekretaris Kwarcab Pangkalpinang, Ihsan Riza, serta Kasi Pendidikan, Bimbingan Kemasyarakatan dan Pengentasan Anak (Dikbimkemas) LPKA Kelas II Pangkalpinang, Didik.

Perjanjian Kerja Sama ini menjadi langkah strategis kedua belah pihak dalam memperkuat pembinaan bagi warga binaan anak melalui berbagai program pendidikan karakter, kepramukaan, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta pelatihan keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi mereka ketika kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala LPKA Kelas II Pangkalpinang, Kak Simamora, menegaskan bahwa warga binaan sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Gerakan Pramuka, untuk membantu proses pembinaan yang lebih komprehensif.

"Kami memandang bahwa warga binaan sangat membutuhkan peran Kwarcab Pangkalpinang dalam meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Melalui kegiatan-kegiatan kepramukaan dan pembinaan karakter, kami berharap dapat membentuk pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat untuk memperbaiki masa depan," ujarnya.

Lebih lanjut, Kak Simamora menyampaikan bahwa melalui kerja sama ini, pihak LPKA dan Kwarcab Pangkalpinang akan terus bersinergi dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan pelatihan keterampilan bagi seluruh warga binaan. Program-program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kemandirian warga binaan sehingga mereka memiliki bekal yang cukup untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Menurutnya, membangun stigma positif terhadap warga binaan merupakan tanggung jawab bersama. Warga binaan harus diberikan kesempatan untuk berkembang, memperbaiki diri, dan menjadi bagian yang produktif dalam kehidupan bermasyarakat.

"Stigma yang baik harus sama-sama kita wujudkan. Warga binaan tetap merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki hak untuk mendapatkan pembinaan dan kesempatan memperbaiki diri. Melalui pendidikan dan keterampilan yang diberikan secara berkelanjutan, diharapkan mereka dapat menjadi pribadi yang patuh terhadap aturan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Pangkalpinang, Kak Basit, menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan kesiapan Kwarcab Pangkalpinang untuk mendukung program pembinaan di LPKA melalui berbagai kegiatan kepramukaan yang edukatif dan produktif.

Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki nilai-nilai dasar yang sangat relevan dalam pembentukan karakter generasi muda, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan cinta tanah air. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan anak.

Melalui Perjanjian Kerja Sama ini, Kwarcab Pangkalpinang dan LPKA Kelas II Pangkalpinang berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi secara berkelanjutan dalam memberikan pendidikan, pembinaan karakter, pelatihan keterampilan, serta berbagai kegiatan positif lainnya bagi warga binaan.

Diharapkan kerja sama yang terjalin dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan anak, membantu mereka mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan mereka menjadi generasi yang produktif, mandiri, dan mampu berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara setelah kembali ke lingkungan sosialnya.

Sumber: 
Pusdatin Kwarcab Pangkalpinang
Penulis: 
Jepri
Fotografer: 
Fariza
Editor: 
Kapusdatin
Bidang Informasi: 
Kwarcab PKP