Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Pangkalpinang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda, khususnya di tingkat satuan penegak dan pandega.
Atas undangan resmi dari Pangkalan SMA Negeri 3 Pangkalpinang (SMANETA) melalui surat nomor 400.3.8/319/SMANPKP, Kwarcab Pangkalpinang menugaskan dua Andalan yang berkompeten dibidang Pramuka Penegak dan Pandega dipercaya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ambalan Christina Martha Tiahahu - Sisingamangaraja XII ini dilangsungkan pada Hari/Tanggal: Jumat, 25 September 2026, Pukul 07.00 WIB s.d. selesai yang bertempat di Bumi Perkemahan SMAN 3 Pangkalpinang
Dalam kesempatan tersebut, Kapusdatin Kak Riswanto, S.Kom. bersama Andalan Humas Kak Jepri Permana berkesempatan memberikan materi utama mengenai "Kepemimpinan Dan Kepramukaan".
Esensi Materi Kepemimpinan dan Kepramukaan
Di hadapan para peserta didik baru, pemateri memaparkan bahwa kepemimpinan pada hakikatnya adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi dan menggerakkan orang lain agar bekerja sama dalam mencapai tujuan. Dalam membawakan materi, ditekankan pula beberapa poin penting:
- Alat Kepemimpinan: Meliputi komunikasi (cara dan media penyampaian pesan), instruksi (perintah atau petunjuk kerja yang jelas dan terarah), serta fasilitas pendukung kelancaran pekerjaan.
- Tipe Kepemimpinan: Dibahas pula berbagai tipe kepemimpinan mulai dari Otoriter, Laissez-Faire, Demokratis, Personal (Pribadi), Non-Personal, Paternalistik (kebapakan), hingga Militer.
- Prinsip Fungsional Kepemimpinan (Ki Hajar Dewantara):
- Ing Ngarso Sung Tulodo (seorang pemimpin harus mampu menjadi panutan).
- Ing Madyo Mangun Karso (mampu membangkitkan semangat berswakarsa dan berkreasi).
- Tut Wuri Handayani (mampu mendorong orang yang diasuh agar berani berjalan di depan dan bertanggung jawab).
- Sifat Kepemimpinan Teladan (Nabi Muhammad SAW): Siddiq (Benar), Tabligh (Menyampaikan), Amanah (Terpercaya), dan Fathonah (Cerdas).
- Penerapan dalam Gerakan Pramuka: Pelaksanaan kepemimpinan dalam Pramuka diterapkan melalui Sistem Among yang disesuaikan dengan perkembangan jiwa dan usia peserta didik, guna menanamkan kesadaran serta keyakinan tanggung jawab seorang pemimpin. Penekanan khusus juga diberikan pada prinsip kaderisasi, regenerasi, serta pentingnya kesiapan memimpin organisasi satuan penegak (Ambalan, Dewan Ambalan, Dewan Kehormatan, hingga pimpinan Sangga) dengan pesan bermakna: "Sebelum Mampu Memimpin Orang Lain, Anda Harus Mampu Memimpin Diri Sendiri".
Kepala SMAN 3 Pangkalpinang selaku Ketua Mabigus, Bapak Suryadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Kwartir Cabang Kota Pangkalpinang atas pengiriman utusan pemateri yang kompeten guna menyukseskan acara Penerimaan Tamu Ambalan tersebut. Kehadiran para pembina mahir ini diharapkan mampu membakar semangat para peserta didik baru untuk aktif, berkarakter, dan berprestasi dalam kegiatan kepramukaan di pangkalan SMAN 3 Pangkalpinang



