Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pangkalpinang, Senin 16 November 2020 merupakan hari bersejarah bagi Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pangkalpinang tahun 2018 s.d 2023. Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka yang diwakili oleh Kak Zaidan ikut menghadiri acara Pelantikan tersebut menginginkan Kwarcab Kota Pangkalpinang dapat bersinergi dengan Kwarda Kepulauan Bangka Belitung untuk menjadi Kwarcab terhebat di Kepulauan Bangka Belitung ini, dimana ada Kwarda Kepulauan Bangka Belitung memiliki 5(lima) konsep unggulan yaitu one Gudep one produk yg bernilai ekonomis, Konsep Melati untuk Ketapang dengan memanfaatkan lahan tidur sehingga berdaya guna, konsep Satgas Pramuka Peduli support bencana Banjir dan terutama pada Pandemi Covid-19, Konsep Pramuka Garuda merupakan tingkat kecakapan tertinggi untuk anggota Pramuka, dan Konsep Satu desa satu Pembina Pramuka. “Kwarda selaku pengelola Gerakan Pramuka di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yakin dan percaya bahwa Kwarcab Kota Pangkalpinang yang di pimpin oleh Kak Monica Haprinda beserta para pengurus yang baru akan mampu memberikan kemajuan dengan cepat pada Gerakan Pramuka Kota Pangkalpinang”,.tegas Kak Zaidan sambal menutup sambutanya mewakili Kak Melati Erzaldi.
Kak Maulan Aklil selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Pangkalpinang melantik Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pangkalpinang Pergantian Antar Waktu (PAW) Masa Bakti 2018 s.d 2023. Dengan membacakan kata-kata Pelantikan dan Pengucapan Ulang Janji serta pendatangan naskah pelantikan maka Kak Monica Haprinda beserta Pengurus telah resmi di lantik dengan tanggungjawab dan amanah yang harus dilaksanakan. “Kami sampaikan ke Ka.Kwarda Kepulauan Bangka Belitung Pangkalpinang is READY untuk menjalankan semua Program Kwarda Kepulauan Bangka Belitung karena pasukan kita besar dimana kepengurusan yang sekarang melibatkan seluruh pimpinan Perangkat Daerah, Polri, dan TNI maupun pihak Swasta untuk memajukan Gerakan Pramuka Kota Pangkalpinang, ini menunjukkan bahwa Pangkalpinang serius dan berkomitmen untuk membesarkan Gerakan Pramuka karena Pangkalpinang memiliki tagline Kolaborasi adalah solusi. Action yang harus dilakukan yang bertama kali segera bangun atau rehap Basscamp Kwarcab Kota Pangkalpinang dengan memanfaat segala sumber daya dan Kendaraan Operasional harus segera ada.”Tegas Kak Molen dalam sambutannya.
“Hasil musyawarah cabang luar biasa beberapa bulan yang lalu terpilihnya saya Monica Haprinda untuk memimpin Kwartir cabang, hal ini merupakan suatu kebanggan bagi saya bisa hadir ditengah-tengah keluarga besar gerakan Pramuka di Kota Pangkalpinang ini, untuk itu saya berharap kakak-kakak semua dapat menerima kehadiran saya di Pramuka, dunia Pramuka bukanlah hal yang asing bagi saya namun saya juga bukan pramuka yang aktif, banyak hal yang belum saya pahami secara rinci tentang dunia kepramukaan apalagi saat ini saya diamahkan untuk menjadi ketua Kwartir Cabang Kota Pangkalpinang, dalam memimpin organisasi pramuka ini saya berharap kakak-kakak dapat membantu dalam pengelolaan organisasi Pramuka ini, sehingga Kwarcab Pangkalpinang menjadi contoh bagi kwarcab-kwarcab didaerah lainnya terkhusus di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
saya butuh supertime yang solid, saya butuh orang-orang yang memiliki semangat dan kepedulian serta visi misi untuk membangun kwarcab ini. Selaku ketua yang baru tentunya saya perlu tim yang kuat, karena itulah mungkin kepengurusan PAW ini agak terlambat dilantik, saya melakukan re-struktur pengurus yang saya isi dengan orang-orang yang saya anggap dapat membantu saya dalam mengelola dan tentunya, saya berharap nantinya gerakan pramuka menjadi salah satu organisasi yang ikut andil dan mempuyai peran dalam pembangunan di Kota Pangkalpinang terutama dalam membangun karakter generasi mudanya, melalui motto ‘ Pramuka Asyik dan Keren” Kwarcab Pangkalpinang saya berharap seluruh anggota gerakan Pramuka di Kota Pangkalpinang akan menjadi wahana pembinaan anak-anak muda kita. Banyak hal di kwarcab ini yang harus kita benahi, mulai dari sanggar atau kantor yang kurang presentatif maupun perlunya bumi perkemahan yang memadai. Hingga minimnya anggaran, semua ini menjadi PR kita bersama, ( ini menjadi tugas terutama kakak-kakak pengurus yang berasal dari OPD-OPD untuk dapat membantu saya dalam menyelesaikan permasalahan tersebut ), permasalahan ini tidak lah berarti kalau kita saling bekerja sama, sinergi antara kwartir cabang, kwartir ranting dan juga gugus depan-gugus depan yang ada dan dukungan dari pemerintah tentulah menjadi hal yang paling utama dalam kita melaksanakan program-program kepramukaan. Saya juga berharap adanya sinergi dan kerjasama dengan Kwartir daerah untuk saling berkolaborasi dalam berbagai kegiatan kepramukaan.





